Search This Blog

Wednesday, November 18, 2020

Tabel Periodik : Sejarah, Daftar Dobereiner Dan Newlands, Hukum Oktaf Newlands, Daftar Mendeleyev, Nomor Atom Dan Hukum Periodik, Sistem Periodik Modern, dan Klasifikasi Unsur-unsur

 

HAI HAI HI, Apa kabar sobat?. Semoga tetap dalam keadaan santuy dan baik-baik ajah ya. Nah, kali ini kita akan membahas materi kimia lagi ni.

Apa ya?

Mimin kasih tau ya, materi TABEL PERIODIK. Yuk, belajar bareng mimin dan kita kupas ya.

                                                    Sumber gambar :saintif.com


A.Sejarah Tabel Periodik

Ilmu kimia adalah ilmu yang cukup abstrak. Oleh karena itu, perlu adanya fakta dari pengamatan dan laboratorium. Jika pada tahun 1789 Lavoiser mencatat adanya 26 unsur,

pada tahun 1870 dikenal dengan 60 unsur, dan kini sudah lebih dari 100 unsur.

B. Daftar Dobereiner Dan Newlands

1. Triade Dobereiner.

Pada permulaan abad ke-19 setelah teori atom Dalton disebarluaskan, massa atom

relatif (berat atom) merupakan sifat yang digunakan untuk membedakan suatu unsur dari

unsur yang lain. Adalah Johan W Dobereiner orang pertama yang menemukan adanya

hubungan antara sifat unsur dan Massa atom relatif. Pada tahun 1817, Johan W Dobereiner berhasil menemukan adanya kesesuaian atau  hubungan antara sifat unsur dan massa atom relatif.

Litium

Kalsium

Klor

Natrium

 

Stronsium

Brom

Kalium

 

Barium

Iod

Kelompok tiga unsur ini disebut dengan triade. Ia mengamati bahwa massa atom

relatif brom 80 kira-kira sama dengan setengah dari jumlah massa atom relatif klor (35) dan

Iod (127). Massa atom relatif Br = 1/2 (35 + 127) = 81.

2. Hukum Oktaf Newlands

Pada tahun 1865 John Newlands menemukan hubungan yang lain antara sifat unsur

dan massa atom relatif, sesuai dengan hukumnya yang disebut “hukum oktaf”. Ia menyusun

unsur dalam kelompok tujuh unsur, dan setiap unsur kedelapan mempunyai sifat mirip

dengan unsur pertama dari kelompok sebelumnya (sama halnya dengan oktaf dalam nada

musik).

Li       Be      B      C      N        O      F

Na     Mg     Al    Si      P         S     Cl

K        Ca     Cr     Ti     Mn      Fe.

 

Meskipun ada hal yang tidak dapat diterima misalnya seperti Cr tidak mirip dengan Al,

Mn tidak mirip dengan P, Fe tidak mirip dengan S, tetapi usahanya telah menuju ke usaha

yang lebih mendekati dalam menyusun daftar unsur.

 

B. Daftar Mendeleyev

Setelah penemuan dari Newlands, Lothar Meyer dan Dimitri Ivanovich Mendeleyev, seorang sarjana yang berada pada tempat yang terpisah berhasil menemukan kesuaian antara massa atom relatif dan sifat unsur. Meyer dalam pengamatannya lebih memahami sifat-sifat sifika pada sistem keperiodikan sedangkan Mendelev pada tahun 1869 telah berhasil menemukan dan menyusun 65 daftar unsur-unsur kimia. Selain sifat fisika, ia juga memadukan sifat kimia untuk menyusun daftar unsur-unsur tersebut sampai terciptalah sebuah hukum perodik dan juga merupakan hasil perbaikan dari Newlands yang berbunyi:

1.      Besarnya selisih massa atom relatif dua unsur yang berurutan sekurang-kurangnya dua

              satuan.

2.      Bagi unsur yang dikenal sebagai unsur transisi disediakan jalur khusus.

3.      Beberapa tempat dikosongkan untuk unsur-unsur yang belum ditemukan pada waktu

              Itu yang mempunyai massa atom 44, 68, 72 dan 100.

4.      Mengadakan koreksi terhadap harga massa atom relatif yang dianggap tidak tepat

misalnya massa atom relatif Cr bukan 43, 3 tetapi 52, 0.

5.      Tanpa ekperimen ia mengubah valensi boron dan alumunium dari 2 menjadi 3.

6.       Ia meramal sifat unsur yang belum dikenal, misalnya sifat-sifat ekasilikon (Ge).

 

a. Kelebihan dari daftar Mendeleyev adalah :

1.      Sifat kimia dan sifat fisika unsur dalam satu golongan berubah secara teratur.

2.      Valensi tertinggi yang dapat dicapai oleh unsur-unsur dalam golongan sama dengan

nomor golongan unsur.

3.      Sifat Li mirip dengan sifat Mg.

4.       Sifat Be mirip dengan sifat A

5.      Sifat B mirip dengan sifat Si.

6.      Kemiripan ini dikenal sebagai hubungan diagonal.

7.      Perubahan sifat yang mendadak dari unsur halogen yang sangat elektronegatif ke unsur alkali yang sangat elektropositif menunjukan adanya sekelompok unsur yang

tidak bersifat elektronegatif maupun elektropositif.

8.      Mendeleyev meramal sifat unsur yang belum ditemukan, yang akan mengisi tempat kosong dalam daftar.

9.      Daftar ini tidak mengalami perubahan setelah ditemukan unsur-unsur gas mulia He, Ne, Ar, Kr, Xe, Rn diantara tahun 1890-1900.

 

b. Kekurangan daftar Mendelev adalah :

1.      Panjang periode tidak sama.

2.      Beberapa urutan unsur adalah terbalik jika ditinjau dari urutan bertambahnya massa

atom relatif (berat atom). Seperti

                                i.            Ar (39, 9) ditempatkan sebelum K (39, 1).

                              ii.            Co (58, 9) ditempatkan sebelum Ni (58, 7).

                            iii.            Te (127, 6) ditempatkan sebelum I (126, 9).

                            iv.            Th (232, 0) ditempatkan sebelum Pa (231,0).

                              v.            U (238, 0) ditempatkan sebelum Np (237).

3.      Triade besi (Fe, Co, Ni), triade platina ringan (Ru, Rh, Pd) dan triade platina (Os, Ir, Pt) dimasukan ke dalam golongan 8, 9 dan 10. Diantara unsur-unsur golongan ini hanya Ru dan Os yang mempunyai valensi 8.

4.       Selisisih massa atom relatif antara dua ansur yang berurutan tidak teratur (berkisar antara-1 dan + 4) sehingga sukar untuk meramalkan unsur-unsur yang belum ditemukan

5.      Perubahan sifat unsur dari elektronegatif melalui sifat lamban (inert) dari gas mulia ke

6.      sifat elektropositif, tidak dapat dijelaskan dengan bertambahnya massa atom relatif.

7.      6. Unsur-unsur lantanoida yang terdiri dari 14 unsur dimasukan kedalam satu golongan.

8.      7. Besarnya valensi unsur yang lebih dari satu macam valensi, sukar diramal dari

9.      kedudukannya dalam sistem periodik.

10.  8. Sifat anomali unsur pertama setiap golongan tidak ada hubunganya dengan massa

11.  atom relatif.

12.  9. Jika daftar disusun berdasarkan atas massa atom relatif, maka isotop unsur yang sama

13.  harus ditempatkan di golongan yang berbeda, sedangkan isobar seperti:

14.  10. 40Ar , 40k 40Ca harus masuk dalam satu golongan.

 

 

C. Nomor Atom Dan Hukum Periodik

Pada tahun 1915 Moseley yang bekerja di laboratorium Rutherford melakukan sejumlah percobaan menggunakan berbagai logam sebagai anti katoda pada tabung sinar – X. Frekuensi - frekuensi sinar x yang disebut dengan frekuensi karakteristtik bergantung kepada macam-macam logam yang digunakan, Ia menemukan bahwa frekuensi garis K dan L dari spektrum sinar-X yang karakteristik dinyatakan dengan persamaan = a(z-b) dimana a dan b suatu tetapan perbandingan dan b tetapan yang harganya sama, dan Z nomor atom. Moseley menyimpulkan bahwa ada perubahan yang teratur dari energi sinar –X sesuai dengan perubahan nomor atom dan bukan massa atom relatif. Dengan demikia hukum periodik Mendeleyev mengalami sedikit revisi. Versi Modern hukum periodik berbunyi:

Sifat unsur-unsur merupakan fungsi berkala dari nomor atom. Dalam sistem periodik yang lengkap terdapat Lima pasang unsur, yang letaknya terbalik ditinjau dari massa atom relatif yaitu: Ar-K Co-Ni Te-I Th – Pa dan U-Np.

 

D. Sistem Periodik Modern

Daftar asli Mendeleyev mengalami banyak perubahan namun masih terlihat pada sistem periodik modern. Ada berbagai macam bentuk sistem periodik tetapi yang akan dibicarakan disini adalah sistem periodik panjang. Daftar ini disusun berdasarkan atas konfigurasi elektron dari atom unsur-unsur. Sifat unsur ada hubunganya dengan konfigurasi elektron, hubungan ini dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Elektron-elektron tersusun dalam orbital.

2. Hanya dua elektron saja yang dapat mengisi setiap orbital.

3. Orbital-orbital dikelompokan dalam kulit.

4. Hanya n2 orbital yang dapat mengisi kulit ke-n.

5. Ada berbagai macam orbital dengan bentuk berbeda.

          i.            Orbital –s; satu orbital setiap kulit.

        ii.            Orbital –p; tiga orbital setiap kulit.

      iii.             Orbital –d; lima orbital setiap kulit.

      iv.             Orbital f; tujuh orbital setiap kulit.

6. Elektron dibagian terluar dari atom yang paling menentukan sifat kimia, elektron ini

disebut dengan elektronvalensi. Reaksi kimia menyangkut elektron terluar.

7. Unsur dalam suatu jalur vertikal mempunyai struktur elektronter luar yang sama. Oleh

karena itu mempunyai sifat kimia yang mirip, jalur ini disebut golongan.

8. Pada umumnya dalam satu golongan sifat unsur berubah secara teratur.

9. Selain itu ada perubahan teratur sifat kimia dalam suatu jalur horizontal dalam sistem

periodik jalur ini disebut dengan perioda.

Seperti telah dijelaskan bahwa, sistem periodik panjang disusun berdasarkan atas

konfigurasi elektron dari atom unsur-unsur sedangkan konfigurasi elektron ditentukan oleh

nomor atom.

 Dengan demikian dapat diungkapkan hukum periodik yang lengkap sebagai berikut:

1. Sifat unsur merupakan fungsi berkala dari nomor atom.

2. Sifat unsur –unsur bergantung pada konfigurasi elektron.

1. Tabel Periodik Unsur (TPU)

Dalam Tabel Periodik Unsur (TPU) modern unsur-unsur ditempatkan secara teratur

menurut naiknya nomor atom atau jumlah proton. Ada beberapa model TPU namun yang

paling umum dijumpai adalah TPU bentuk panjang, TPU ini menampilkan unsur-unsur

lantanoida (4f) dan aktinoida (5f) masing-masing hanya dalam satu kotak dalam bayangbayang

golongan 3 dengan kelengkapan keanggotaan seri ditempatkan secara terpisah di

bawah tubuh tabel. Hal ini dengan pertimbangan bahwa unsur-unsur lantanoida dan

aktinoida Masing - masing menunjukan kemiripan sifat-sifat kimiawi yang sangat dekat satu

sama lainya.

            Gambar TPU bentuk panjang menurut rekomendasi IUPAC (1997/2005)

2. Klasifikasi Unsur-unsur

Unsur-unsur dalam setiap golongan memiliki sifat yang berbeda daripada golongan sebelumnya. Banyak faktor yang mempengaruhi sifat fisik dan sifat kimia unsur-unsur tersebut.

a. 1.Golongan IA (Logam Alkali)

Golongan logam alkali merupakan golongan dari logam yang aktif (paling aktif). Akibat kereaktifannya, unsur -unsur golongan  IA selalu ditemukan  dalam bentuk senyawanya  di alam, dan tidak pernah ditemukan sebagai unsur bebas.

2. Golongan IIA (Logam Alkali Tanah)

Logam alkali tanah atau di singkat IIA tergolong logam yang aktif tapi kereaktifan-nya kurang jika di bandingkan dengan logam alkali seperiode. Dan hanya akan bisa terbakar di udara bila dipanaskan, tapi terkecuali dengan berelium karena logam alkali tanah hanya larut dalam air. Dan digunakan sebagai obat maag dalam kesehatan.

3. Golongan VIIA (Halogen)

Unsur-unsur halogen  terdapat pada golongan VIIA sistem periodik unsur, sehingga memiliki 7 elektron valensi. Unsur-unsur halogen akan menangkap 1 elektron untuk mencapai kestabilan. Hal ini menyebabkan unsur-unsur halogen menjadi sangat reaktif sehingga tidak dapat ditemukan dalam keadaan bebas dialam.

4. Golongan VIIIA (Gas Mulia)

Lalu unsur dari golongan VIIIA, yaitu helium, Neon, Argon, Kripton, Xenon, dan sangat susah bereaksi dengan unsur yang lainnya. Dan, di dalamnya tidak dapat ditemukan satupun senyawa alami dari unsur-unsurnya.

5.Karbon, Nitrogen dan Oksigen

- Karbon memiliki beberapa jenis alotrop, yang paling terkenal adalah grafit, intan dan karbon amorf.

-Nitrogen biasanya ditemukan sebagai gas tanpa warna, tanpa bau, tanpa rasa dan sulit bereaksi dengan unsur lain.

-Oksigen merupakan unsur yang mudah bereaksi dengan hampir semua unsur lainnya.

6. Golongan B (Unsur Transisi)

Unsur pada transisi atau unsur peralihan  ialah unsur-unsur yang terdapat di bagian tengah sistem periodik unsur yaitu unsur-unsur golongan tambahan (golongan B).

7. Unsur- Unsur Radioaktif

Atom terdiri dari inti atom dan elektron yang mengitarinya. Reaksi yang melibatkan inti disebut reaksi inti atom seperti reaksi nuklir. Reaksi ini bisa spontan dan tidak spontan. Unsur yang tidak stabil keadaan intinya disebut unsur radioaktif. Semua isotop yang bernomor atom diatas 83 intinya tidak stabil sehingga isotop ini bersifat radioatif. Unsur ini dapat terurai menjadi tiga berkas sinar yaitu sinar α, β dan γ. Walaupun unsur ini bersifat radioaktif, ia memiliki banyak fungsi di bidang kedokteran, pertanian, industri, hidrologi dan lain-lain.

 

Wah udah selesai ni pembahasan kita mengenai tabel periodik. Yuk, pahami dan baca baik-baik materinya. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan ajukan di komentar ya.

 

SEE YOU FRIENDS............

 

Referensi :

Buku Kimia SMA

Sudaryat, Y., 2016. Kimia Dasar. Jakarta : Badan pengembangan dan Pemberdayaan Sumber

         Daya Manusia Kesehatan

yuniseka.wordpress.com



 


No comments:

Post a Comment

Tabel Periodik : Sejarah, Daftar Dobereiner Dan Newlands, Hukum Oktaf Newlands, Daftar Mendeleyev, Nomor Atom Dan Hukum Periodik, Sistem Periodik Modern, dan Klasifikasi Unsur-unsur

  HAI HAI HI , Apa kabar sobat?. Semoga tetap dalam keadaan santuy dan baik-baik ajah ya. Nah, kali ini kita akan membahas materi kimia lagi...