Search This Blog

Sunday, November 15, 2020

Critical Book Report Mekanika Kuantum, Latar Belakang, gerak gelombang dan cahaya serta radiasi elektromagnetik

 

                                                          Sumber Gambar : dosenpintar.com


BAB I

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Kata kuantum berasal dari bahasa latin yang berarti “seberapa besar” atau “seberapa banyak”. Dalam mekanika kuantum ia merujuk pada suatu satuan diskret yang menempel pada suatu besaran fisika tertentu seperti energi sebuah atom pada waktu diam. Ditemukan bahwa partikel merupakan paket-paket energi diskret dengan properti seperti gelombang mendorong bidang fisika yang mempelajari sistem atom dan subatom yang saat ini dikenal dengan mekanika kuantum.Mekanika kuantum merupakan paradigma sains revolusioner yang tidak terlepas dari teori-teori periode sebelumnya. Mekanika kuantum merupakan cabang dari fisika dasar yang mempelajari perilaku materi dan energi pada skala atomik dan partikel-pertikel subatomik atau gelombang sebagai bentuk revolusi dari fisika klasik.

Dasar teori mekanika kuantum adalah energi yang tidak konstituen. Hal ini bertentangan dengan fisika klasik yang berasumsi bahwa energi itu berkesinambungan. Pengembangan mekanika kuantum abad 20, dimana perumusan-perumusan mekanika klasik tidak mampu menjelaskan gejala-gejala fisika yang bersifat mikroskopis dan bergerak dengan kecepatan yang mendikati kecepatan cahaya. Oleh karena itu, diperlukan cara pandang yang berbeda dengan sebelumnya dalam menjelaskan gejala fisika tersebut. Fisika kuantum diawali oleh hipotesa planck yang menyatakan bahwa besaran energi suatu benda yang berosilasi (osilator) tidak lagi bersifat kontinu, namun bersifat diskrit (kuanta), sehingga muncul lah istilah mekanika kuantum dan ditemukannya konsep dualisme partikel gelombang yang dipostulatkan oleh Louis De Broglie sebagai bentuk perbaikan dari kelemahan teori atom Neils Henrik David Bohr, kemudian dilanjutkan dengan persamaan Heissenbergh dan asas ketidakpastian Heissenbergh serta persamaan Schrodinger. Perkembangan teori atom menunjukkan adanya perubahan konsep susunan atom dan reaksi kimia antar atom.

Mekanika kuantum berkembang dari penyelesaian Max Planck tahun 1900 pada masalah Radiasi benda hitam dan paper Albert Einstein tahun 1905 yang menawarkan teori berbasis kuantum untuk menjelaskan efek fotolistrik. Teori kuantum lama dipahami secara mendalam pada pertengahan 1920an.

. 1.2. Rumusan Masalah

            1..Apa yang dimaksud dengan mekanika kuantum?

            2. Bagaimana gerak gelombang dan cahaya?

            3.Bagaimana penjelasan mengenai radiasi elektromagnetik?

             4.Apa penjelasan mengenai Dasar Eksperimental dari Kuantisasi Energi : Radiasi             

               Benda- Hitam dan Efek  Fotolistrik?

1.3. Tujuan

              1. Untuk mengetahui mengenai mekanika kuantum

              2.Untuk mengetahui gerak gelombang dan cahaya

              3.Untuk mengetahui radiasi elektromagnetik

              4.Untuk mengetahui dasar eksperimental dari kuantisasi energi : radiasi benda-hitam            

                 dan efek fotolistrik

 

 1.4. Manfaat

Mempelajari mekanika kuantum sangat berguna untuk menjelaskan perilaku atom dan partikel subatomik seperti proton,neutron,dan elektron yang tidak mematuhi hukum-hukum fisika klasik.

 

 

 

BAB II

ISI BUKU

2.1. Ringkasan Buku Setiap Bab

2.1.1.Buku Utama

Gagasan utama teori kuantum ialah bahwa energi juga tidak kontinu tetapi tersusun atas paket-paket diskret. Energi juga dapat dikuantisasi tetapi juga semua partikel memiliki sifat-sifat seperti gelombang. Pengaruh sifat-sifat seperti gelombang sangat mencolok untuk partikel-partikel kecil dan bermassa rendah seperti elektron didalam atom. Pencakupan aspek gelombang dan partikel dari suatu materi kedalam suatu teori komprehensif tunggal merupakan keberhasilan bagi mekanika kuantum.

A.Gerak Gelombang dan Cahaya

Dalam suatu gelombang, terdapat amplitudo (amplitude) gelombang,panjang-panjang gelombang dan frekuensi. Amplitudo adalah perpindahan maksimum permukaan air diatas ketinggian air yang bergejolak. Panjang gelombang λ (Lambda) yang berarti jarak antara kedua puncak (atau palung) yang berurutan. Sedangkan frekuensi adalah gelombang air dapat diukur dengan menghitung jumlah puncak atau palung perdetik yang teramati pada suatu titik tetap didalam ruang. Frekuensi (v) ini memiliki satuan gelombang atau siklus perdetik atau s-1 saja.

Panjang gelombang dan frekuensi suatu gelombang dihubungkan melalui kelajuannya laju gerak punggung gelombang tertentu melalui mediumnya. Dalam selang waktu,Δt = v-1 gelombang bergerak melalui satu panjang gelombang,dan sehingga kelajuannya (jarak yang ditempuh dibagi waktu tempuh) ialah:

Kelajuan =  =  =λv

Kelajuan gelombang adalah hasil kali panjang gelombang dengan frekuensinya.


B.Radiasi Elektromagnetik

            Cahaya merupakan radiasi elektromagenetik(electromagnetik radiation). Seberkas cahaya tersusun atas medan listrik dan magnetik yang berisolasi tegak lurus terhadap arah rambat cahayanya. Kelajuan C cahaya melewati vakum sama dengan perkalian λv.

C =λv= 2.9979 x 108 m.s-1

Kelajuan c merupakan sebuah tetapan (konstanta) universal,yang sama untuk semua jenis cahaya diseluruh spektrum elektromagenetik. Daerah spektrum dicirikan oleh perbedaan nilai panjang gelombang dan frekuensi. Daerah yang tampak oleh mata,yang merupakan bagian sangat kecil dari spektrum tersebut,terdiri atas pita cahaya berwarna dengan rentang panjang gelombang dan frekuensi tertentu.

C.Dasar Eksperimental dari Kuantisasi Energi : Radiasi Benda-Hitam dan Efek

    Fotolistrik

a.      Radiasi benda hitam

Radiasi didalam rongga tersebut secara konstan diemisi dan diabsorpsi oleh dinding yang dipanaskan tadi. Radiasi didalam model sistem pijar yang ideal ini disebut radiasi benda-hitam (blackbody radiation). Lubang kecil memungkinkan radiasi dalam jumlah kecil keluar dari sistem untuk dianalisis tanpa menganggu kesetimbangan didalam rongga tersebut.

Dalam postulat Planck,h merupakan suatu tetapan dengan satuan fisik energi x frekuensi-1 = energi x waktu tetapi nilainya belum dapat ditentukan. Perbedaan nyata antara postulat planck dan gambaran teori klasik diilustrasikan oleh diagram tingkat energi dimana pada diagram tersebut garis mendatar mewakili nilai energi terizinkan yang mungkin pada suatu sistem. Jarak setiap garis diatas energi nol mewakili nilai energi total pada tingkat itu. Distribusi frekuensi yang dihasilkan bersesuaian dengan hasil-hasil eksperimental secara cukup akurat dan menentukan nilai-nilai tetepan h,yang telah diukur dengan ketepatan yang sangat tinggi. Tetapan ini disebut sebagai tetapan planck dan memiliki nilai h = 6,62608 x 10-34 Js.

b.      Efek Fotolistrik

Berkas cahaya yang bersinar pada permukaan logam ( yang disebut Fotokade) dapat melepaskan elektron yang disebut fotoelektron dan menyebabkan suatu arus listrik yang disebut fotoarus mengalir. Dalam efek fotolistrik,terdapat elektron volt yang berarti elektron volt yang bernilai 1 eV = 1,602177 x10-19 J.

Foton adalah gelombang cahaya dengan frekuensi v terdiri atas kuanta eneragi yang kemudian disebut foton. Elektron dengan energi kinetik maksimum diemisi pada permukaan,sehingga L=O. Oleh sebab itu,energi kinetik maksimum fotoelektron yang diemisi oleh cahaya yang berfrekuensi v diberikan oleh

Emaks =  mev2 = hv

2.2. Buku Pembanding

A. Radiasi Benda Hitam

Sebuah benda dipanaskan,maka benda tersebut akan memancarkan radiasi gelombang elektromagnetik. Pada saat benda tersebut mencapai suhu tertentu,benda tersebut akan terlihat menyala(berarti gelombang radiasi yang dipancarkan oleh benda hitam berada pada frekuensi cahaya tampak). Sedangkan benda hitam yang dimaksud adalah benda yang menyerap gelombang elektromagnetik dengan baik,juga sekaligus memancarkannya dengan baik. Salah satu benda hitam sempurna dalam kehidupan sehari-hari adalah matahari.

B.Kuanta Energi Planck

            Menurut Planck,energi bukan fungsi kontinyu,tetapi fungsi diskrit (kuanta atau potongan). Dengan potongan yang sangat kecil sekali,tapi tidak sampai dengan nol. Planck mengeluarkan postulat. Postulat planck menyatakan bahwa energi radiasi gelombang elektromagnetik pokoknya nilainya :

E = n£ = nhf

Energi radiasi gelombang elektromagnetik berupa potongan hf dan pada daerah berfrekuensi tinggi energinya pun cukup besar. Energi yang cukup besar ini yang menyebabkan hanya sedikit getaran yang tereksitasi,dengan h adalah 6.626 x 10-34 Js adalah konstanta yang akhirnya ditemukan oleh Max Planck.


C.Efek Fotolistrik

Suatu ketika berkas cahaya dipancarkan diatas logam tertentu,dan ternyata cahaya tersebut dapat melontarkan elektron dari dalam logam tersebut lenard terkejut dan bingung dengan fenomena aneh ini. Fenomena ini kemudian lebih umum dikenal dengan nama efek fotolistrik. Frekuensi ambang adalah frekuensi minimal yang dimiliki oleh cahaya agar dapat melontarkan elektron didalam logam tersebut.

D.Panjang Gelombang dengan De Broglie

            Menurut de broglie,gerak partikel (semua partikel tidak hanya foton),baik itu elektron,positron,proton atau partikel apapun,akan menjalar bagaikan gelombang. Dalam gagasan de broglie,terdapat kecepatan fase yang berarti kecepatan dari gelombang kecil-kecil yang membentuk grup gelombang itu. Sedangkan kecepatan grup adalah kecepatan partikel yang merupakan perpaduan gelombang kecil yang kemudian menjadi satu grup gelombang.

 

BAB III

PEMBAHASAN

3.1.KELEMAHAN BUKU

·         Buku I

a.Aspek tampilan buku

Warna dan gambar pada kulit/ cover buku kurang menarik. Warna kertas juga sudah buruk dan kusam sehingga pembaca kurang tertarik untuk membaca buku tersebut.

b.Aspek tata letak dan tata tulis

      -      Aspek tata bahasa

Bahasa yang digunakan dalam buku menggunakan kata-kata yang berlebihan

-          Aspek isi

Isi atau materi dalam buku sudah jelas hanya saja pengertian-pengertian dari suatu topik tertentu kurang lengkap dan lebih banyak menggunakan gambar-gambar.

·         Buku II

a.Aspek tampilan buku

Sampul buku memang masih baru, hanya saja warna dan gambarnya kurang menarik. Warnanya yang gelap,gambarnya adalah para ahli dan buku ini termasuk buku yang tebal memungkinkan seseorang malas untuk membaca.

b.Aspek tata letak dan tata tulis

Buku ini kurang menarik untuk dibaca karena tulisannya tidak memiliki warna.

-          Aspek tata bahasa

Bahasa yang digunakan dalam buku ini.

 

-          Aspek isi

Isi dalam buku ini bagus, hanya saja lebih terarah ke rumus-rumus yang digunakan. Dan dalam buku ini, tidak ditemukan gambar yang menjelaskan setiap materi.

3.2.KELEBIHAN BUKU

·         Buku I

a.Aspek tampilan buku

Sampul buku menggunakan kertas yang tebal sehingga buku tidak mudah rusak.

b.Aspek tata letak dan tata tulis

Tulisan (lay out) paragraf per paragraf tertata rapi dan setiap judul materi tertata rapi. Penggunaan warna tulisan juga bagus, membuat pembaca tidak mudah bosan.

c.Aspek tata bahasa

Bahasa yang digunakan menggunakan bahasa baku dan mudah untuk dipahami.

d.Aspek isi

Penjelasan mengenai materi mekanika kuantum sudah lengkap dan setiap materi yang jelaskan disertai gambar untuk mendukung materi tersebut, sehingga dari gambar dan keterangan itu pembaca lebih mudah memahami materi. Dan diberikannya latihan soal diakhir bab dan setiap subbab memiliki latihan soal.Pada buku ini juga menyajikan materi sesuai dengan bidang matakuliah kimia sehingga buku ini bisa digunakan sebagai buku panduan untuk digunakan para mahasiswa jurusan kimia. Materi yang disampaikan sudah cukup lengkap dan sesuai kebutuhan.

·         Buku II

a.Aspek tampilan buku

Buku ini memiliki sampul yang cukup tebal sehingga memungkinkan untuk cepat rusak rendah.

 

b.Aspek tata letak dan tata tulis

Tulisan dalam buku ini ditata cukup rapi dan rumus-rumus rumus yang ditampilkan juga dibuat di tengah.

c.Aspek tata bahasa

Bahasa yang digunakan dalam buku ini sangat baku dan bahasanya harus perlu pemahaman yang luas agar dapat bisa memahami isi buku tersebut.

Aspek isi

Buku ini memiliki isi yang bagus dikarenakan terdapat banyak rumus-rumus yang kemungkinan dapat melatih pembaca dalam mengerjakan soal.  Buku pembanding ini terlalu banyak memaparkan mengenai rumus –rumus dan perhitungan dan sedikit membahas teori. Buku ini memang sebaiknya digunakan untuk mahasiswa jurusan fisika yang  banyak mengandung rumus-rumus tertentu.

 

BAB IV

PENUTUP

4.1.Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan yang tealah disampaikan maka dapat ditarik kesimpulan , sebagai berikut :Dasar teori mekanika kuantum adalah energi yang tidak konstituen. Hal ini bertentangan dengan fisika klasik yang berasumsi bahwa energi itu berkesinambungan. Pengembangan mekanika kuantum abad 20, dimana perumusan-perumusan mekanika klasik tidak mampu menjelaskan gejala-gejala fisika yang bersifat mikroskopis dan bergerak dengan kecepatan yang mendikati kecepatan cahaya. Oleh karena itu, diperlukan cara pandang yang berbeda dengan sebelumnya dalam menjelaskan gejala fisika tersebut.  

Dalam suatu gelombang, terdapat amplitudo (amplitude) gelombang,panjang-panjang gelombang dan frekuensi. Amplitudo adalah perpindahan maksimum permukaan air diatas ketinggian air yang bergejolak. Panjang gelombang λ (Lambda) yang berarti jarak antara kedua puncak (atau palung) yang berurutan. Sedangkan frekuensi adalah gelombang air dapat diukur dengan menghitung jumlah puncak atau palung perdetik yang teramati pada suatu titik tetap didalam ruang. Frekuensi (v) ini memiliki satuan gelombang atau siklus perdetik atau s-1

Cahaya merupakan radiasi elektromagenetik(electromagnetik radiation). Seberkas cahaya tersusun atas medan listrik dan magnetik yang berisolasi tegak lurus terhadap arah rambat cahayanya. Kelajuan C cahaya melewati vakum sama dengan perkalian λv.

C =λv= 2.9979 x 108 m.s-1

Radiasi didalam rongga tersebut secara konstan diemisi dan diabsorpsi oleh dinding yang dipanaskan tadi. Radiasi didalam model sistem pijar yang ideal ini disebut radiasi benda-hitam (blackbody radiation). Efek Fotolistrik merupakan Berkas cahaya yang bersinar pada permukaan logam (yang disebut Fotokade) dapat melepaskan elektron yang disebut fotoelektron dan menyebabkan suatu arus listrik yang disebut fotoarus mengalir. Dalam efek fotolistrik,terdapat elektron volt yang berarti elektron volt yang bernilai 1 eV = 1,602177 x10-19 J.

4.2.Saran

Cbr ini masih memiliki berbagai jenis kekurangan olehnya karena itu kritik sifatnya memabangun sangat kami harapkan.


DAFTAR PUSTAKA

Oxtoby, D.W., Gillis, H.P., Nachtrieb, N.H. (2003) Prinsip-prinsip Kimia Modern. Edisi ke-4. Jilid 1. diterjemahkan oleh S.S. Achmadi. Jakarta: Erlangga

Sugiyono,V.S.T.(2016) Mekanika Kuantum.Yogyakarta: CAPS (Center For Academic Publishing Service

 

No comments:

Post a Comment

Tabel Periodik : Sejarah, Daftar Dobereiner Dan Newlands, Hukum Oktaf Newlands, Daftar Mendeleyev, Nomor Atom Dan Hukum Periodik, Sistem Periodik Modern, dan Klasifikasi Unsur-unsur

  HAI HAI HI , Apa kabar sobat?. Semoga tetap dalam keadaan santuy dan baik-baik ajah ya. Nah, kali ini kita akan membahas materi kimia lagi...